{"id":2315,"date":"2017-02-04T01:52:47","date_gmt":"2017-02-04T01:52:47","guid":{"rendered":"http:\/\/warningtime.com\/?p=2315"},"modified":"2017-02-04T02:58:28","modified_gmt":"2017-02-04T02:58:28","slug":"agus-harimurti-yudhoyono-didoakan-para-pendeta-maju-dki-1","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/warningtime.com\/index.php\/2017\/02\/04\/agus-harimurti-yudhoyono-didoakan-para-pendeta-maju-dki-1\/","title":{"rendered":"Agus Harimurti Yudhoyono Didoakan Para Pendeta Maju DKI 1"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft size-full wp-image-2316\" src=\"http:\/\/warningtime.com\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/170204004401.jpg\" alt=\"170204004401\" width=\"515\" height=\"289\" srcset=\"http:\/\/warningtime.com\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/170204004401.jpg 515w, http:\/\/warningtime.com\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/170204004401-300x168.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 515px) 100vw, 515px\" \/>Di depan para pendeta dari berbagai gereja yang hadir di Hotel Oasis Amir, Senen, Jakarta Pusat, Jumat (3\/2\/2017), Agus Harimurti Yudhoyono\u00a0(AHY) secara akrab memperkenalkan diri. AHY tampak di dampingi Jackson Kumaat dan Michael Watimena fungsionaris Partai Demokrat. \u00a0Pertemuan dengan para hamba Tuhan ini memang sengaja diinisiasi Jackson Kumaat, selain karena ada keinginan dari AHY sendiri untuk bertemu dan \u00a0di doakan para pendeta, juga untuk merekatkan hubungan yang selama ini seperti terasa jauh, dengan calon urut nomor urut 1 ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada kesempatan itu, \u00a0AHY menegaskan jika terpilih nanti dirinya akan menjadi seorang pemimpin kota Jakarta untuk seluruh warga DKI Jakarta. Pernyataan ini, sekaligus untuk menepis dugaan selama ini bahwa AHY hanya dekat dengan kelompok tertentu, sementara jauh dari kalangan kristiani.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSejak dahulu sampai sekarang, saya tidak pernah sekalipun membeda-bedakan orang,\u201d kata AHY dalam tatap muka untuk pertama kalinya dengan para pendeta-pendeta di Jakarta tersebut. AHY memaparkan pengalaman pengabdiannya selama 15 tahun di TNI dirinya memegang teguh Pancasila, UUD 1945, \u00a0NKRI dan Kebhinnekaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kata AHY \u00a0bahwa Pilkada DKI telah menimbulkan fragmen atau polarisasi dalam warga DKI karena itu jika yang terpilih nanti yang pertama dilakukannya adalah merekatkan dan menyatukan warga DKI Jakarta kembali sehingga pembangunan untuk kesejahteraan warga bisa berjalan dengan baik. Karena itu, dirinya berharap dukungan \u00a0semua warga DKI.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Usai mengungkapkan paparan dan sikapnya, terkait pencalonannya menjadi Gubernur DKI, AHY \u00a0kemudian di doakan para pendeta \u00a0yang hadir.\u00a0\u00a0Pendeta Nus Reimas didaulat untuk memimpin doa. Para pendeta mengelilingi AHY dan menumpangkan tangan yang berlangsung hanya beberapa menit. Terlihat AHY menundukkan kepala dan mengambil sikap berdoa.<\/p>\n<figure id=\"attachment_2320\" aria-describedby=\"caption-attachment-2320\" style=\"width: 462px\" class=\"wp-caption alignright\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\" wp-image-2320\" src=\"http:\/\/warningtime.com\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/agus-1.jpg\" alt=\"foto bersama\" width=\"462\" height=\"308\" srcset=\"http:\/\/warningtime.com\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/agus-1.jpg 600w, http:\/\/warningtime.com\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/agus-1-300x200.jpg 300w, http:\/\/warningtime.com\/wp-content\/uploads\/2017\/02\/agus-1-480x320.jpg 480w\" sizes=\"auto, (max-width: 462px) 100vw, 462px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2320\" class=\"wp-caption-text\"><em>foto bersama<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p>Jackson Kumaat yang juga salah satu tim sukses AHY-Sylvi \u00a0menjelaskan kepada warningtime.com \u00a0bahwa pertemuan ini sangatlah penting untuk menunjukkan kepada masyarakat banyak, khususnya umat Kristen di Jakarta, bahwa AHY terbuka untuk siapa saja, dan tidak terbatas hanya untuk satu golongan saja.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cMungkin tadinya umat Kristen merasa seperti AHY \u00a0ini sangat berjarak dan mungkin tertutup, padahal faktanya tidak begitu. Agus sudah mengatakan bahwa latar belakangnya yang merupakan Militer telah mengajarnya untuk berdiri diatas semua golongan dan mempertahankan Pancasila. Jadi dia sudah selesai disitu. Jadi tidak ada lagi kesan bahwa dia seolah-seolah hanya milik satu golongan saja. Malam ini Agus telah membuktikan bahwa dia juga mau bersama-sama dengan gereja, pendeta dan tentunya umat Kristen di Jakarta,\u201d ujar Jackson seusai pertemuan ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebelumnya, Pdt Nus Reimas mengatakan bahwa sebagai seorang pendeta akan mendoakan semua pasangan calon (paslon) yang maju dalam Pilkada dan mendoakan agar proses berjalannya Pilkada akan lancar dan aman. Ketika menyampaikan tanggapannya, \u00a0Nus menilai AHY merupakan sosok pemimpin muda yang potensial dan akan diperhitungkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSaat melihat Anda di televisi, saya berkata bahwa anak muda ini, merupakan pemimpin yang potensial dan akan diperhitungkan ke depan. Karena itu saya mau katakan pada Agus bahwa Pilkada ini bukanlah sebuah akhir, namun sebuah awal perjalanan di karir politiknya,\u201d ujar tokoh dari kalangan \u00a0Injili di Indonesia ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seperti diketahui dalam Pilkada DKI 2017 yang berlangsung 15 Februari mendatang, diikuti oleh tiga pasangan cagub, yaitu nomor urut 1. Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni; nomor urut 2. Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat; nomor urut 3. Anies Baswedan-Sandiaga Uno.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meski paling akhir, pertemuan AHY dengan pendeta ini melengkapi bahwa ketiga pasangan ini telah melakukan pertemuan khusus dengan pendeta dan warga Kristen DKI. Ketiganya telah memperkenalkan diri berikut dengan gagasan-gagasan mereka memimpin Kota Jakarta. Mereka juga berjanji akan mengakomodir suara umat Kristen di ibukota seperti dalam menjalankan agamanya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di depan para pendeta dari berbagai gereja yang hadir di Hotel Oasis Amir, Senen, Jakarta [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2316,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,10],"tags":[],"class_list":["post-2315","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-home","category-indonesia","has_thumb"],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2315","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2315"}],"version-history":[{"count":3,"href":"http:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2315\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2322,"href":"http:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2315\/revisions\/2322"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2316"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2315"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2315"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2315"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}