{"id":6719,"date":"2021-11-20T14:42:48","date_gmt":"2021-11-20T14:42:48","guid":{"rendered":"http:\/\/warningtime.com\/?p=6719"},"modified":"2021-11-20T14:45:16","modified_gmt":"2021-11-20T14:45:16","slug":"abraham-dodi-pellokila-m-pd-forgupaki-petjuangkan-regulasi-berpihak-pada-guru-guru-agama-kristen","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/warningtime.com\/index.php\/2021\/11\/20\/abraham-dodi-pellokila-m-pd-forgupaki-petjuangkan-regulasi-berpihak-pada-guru-guru-agama-kristen\/","title":{"rendered":"Abraham Dodi Pellokila, M.Pd Ketua Umum FORGUPAKI : Perjuangkan Regulasi Agar Berpihak Pada Guru-Guru Agama Kristen"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"http:\/\/warningtime.com\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Screenshot_20211120-214127_WhatsApp.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-large wp-image-6720\" src=\"http:\/\/warningtime.com\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/Screenshot_20211120-214127_WhatsApp-762x1024.jpg\" alt=\"\" width=\"762\" height=\"1024\" \/><\/a>Warningtime.com Jakarta &#8211; Ketua Umum Forum Guru Pendidikan Agama Kristen (FORGUPAKI) <strong>Abraham Dodi Pellokila, M.Pd<\/strong> mengungkapkan ada dua rekomendasi penting yang dikeluarkan Rapat Kerja FORGUKAPI yang berlangsung di Hotel Amaris, Jl Letjen S Parman, Jakarta Barat Sabtu (20\/11\/2021).\u00a0 Rekomendasi yang pertama adalah berjuang untuk masalah regulasi supaya berpihak pada guru-guru Agama Kristen.\u00a0 Mendorong supaya terkait Pendidikan Agama Kristen pengangkatan sebaiknya dari kementerian Agama saja.\u00a0 Kedua,memperjuangkan juamlah guru-gura agama Kristen sesuai dan proporsional disediakan DKI Jakarta maupun daerah-daerah lain.<\/p>\n<p>\u201cYa sebaiknya diserahkan saja ke Kementerian Agama. Kalau masih ditangani \u00a0dua kementerian seperti sekarang \u00a0(Kemendikbud Riset dan Kementerian Agama) itu sangat memusingkan. \u00a0Atau kalau tidak sekalian saja diserahkan ke Kementerian Pendidikan,\u00a0 Kebudayaan dan Riset. \u00a0Baik masalah sertifikasi dan pengangkatan guru,\u201d tegas Abraham Dodi Pellokila, M.Pd.<\/p>\n<p>Ia mencontohkan bahwa di DKI Jakarta ada 2.056 sekolah dari SD hingga SMA. Sementara faktanya jumlah Guru Agama Kristen yang terikat \u00a0KKI (Kontrak Kerja Individu) \u00a0di DKI hanya 350 orang. Jika termasuk dengan honor ada 1000 di semua sekolah.<\/p>\n<p>Rapat Kerja FORGUPAKI sebelumnya diadakan Dialog Interaktif yang menampilkan para pembicara yang kompeten antara lain: Brigadir Jenderal TNI (Purn) Albert Ralahalu, Ir Manuara Siahaan, Angel Damayanti, M.Si, Ph.D, Pdt. Dr. Herry Saragi, PS Joshua Tewu dan Dirjen Bimas Kristen Prof. Dr. Thomas Pentury (zoom dari London).<\/p>\n<p>Menyangkut latar belakang munculnya FORGUPAKI sendiri jelas Abraham, pertama awalnya muncul karena ada \u00a0persoalan terkait masalah formasi PPPK.\u00a0\u00a0 \u201cKita menyadari tidak ada kejelasan berapa formasi. \u00a0Kemudian teman-teman guru kumpul dan memang awalnya berjuang\u00a0 untuk dapat formasi PPPK di DKI. Bahwa kemudian perjuangan sama di alami teman-teman di seluruh Idnoensia. Saya dan teman-teman, sepakat \u00a0ayuk kita buat \u00a0se-Indonesia. \u00a0Jadilah forum ini \u00a0se-Indonesia. Terbentuk dari Aceh sampai Papua. Ada di 12 Provinsi dan 60 kabupaten. Pembentukan diawali bulun April dan November Rapa Kerja pertama,\u201d tutur Abraham yang juga Sekjen Sekrisindo ini.<\/p>\n<p>Lebih jauh kata Abraham, legalitasnya \u00a0langsung dibuat dengan pendirian melalui akta notaris dan kemudian\u00a0 mengurus legalitas ke Kemenhukham. Setelah itu FORGUPAKI mengadakan \u00a0audensi dengan Pemda, Dirjen Bimas Kristen, DPRD dan pihak lainnya.<\/p>\n<p>Rapat\u00a0 Kerja Nasional diselenggarakan bertujuan untuk menyatukan pemikiran bahwa FORGUPAKI harus punya gerak dan dampak besar \u00a0buat guru-guru agama Kristen di Indonesia. Yang \u00a0kedua, \u00a0juga mengajak semua stake holder, yang berkepentingan untuk \u00a0bisa sama-sama menyuarakan apa yang dialami oleh guru-guru agama Kristen \u00a0di Indonesia. Contoh \u00a0masalah kesejahteraan yang tidak baik, kesempatan dari pemerintah \u00a0yang membingungkan dan tidak jelas formasi guru agama Kristen dalam penerimaan PPPK.<\/p>\n<p>\u201cKita membuka opsi seluas-luasnya, \u00a0agar banyak orang melihat, bahwa persoalan guru ini tidak selesai sampai hari ini. Gereja juga harus tahu dan peduli terhadap guru agama Kristen, karena mereka juga berasal dari gereja,\u201d tandasnya.<\/p>\n<p>Kata Abraham, bahwa Dirjen Bimas Kristen Prof. Dr. Thomas Pentury yang tampil jam 3 lewat teleconference dari Londo sepakat mau bersama-sama berjuang di level regulasi. UU harus diperjuangkan sebab UU yang ada melemahkan dan tidak memberi ruang buat guru agama Kristen. \u00a0Dukungan senada juga datang dari Manuara Siahaan, Anggota DPRD Komisi B dari Fraksi PDI Perjuangan, menyatakan bersedia mendukung dan bersama-sama memperjuangkan guru-guru Agama Kristen lewat Regulasi.<\/p>\n<p>\u201cPak Dirjen mengatakan bahwa siap maju bersama-sama memperjuangkan ini.\u00a0 Apa lagi waktu lalu muncul UU Pesantren yang ditolak aras gereja. Harusnya kita bisa memperjuangkan kepentingan-kepentingan guru-guru\u00a0 Agama Kristen, supaya sekolah Kristen bisa dinegerikan. Sayang waktu itu PGI dan PGLLI menolak UU Pesantren, tanpa mempelajari dan memperjuangkan itu.\u00a0 Itu momentum penting untuk memperjuangkan.\u00a0 Pak Manuara\u00a0 bersedia memperjuangkan jika \u00a0dapat momentum itu lagi. Itu juga disuarakan Pak Dirjen,\u201d bebernya.<\/p>\n<p>Prof. Thomas Pentury mengungkapkan mengenai PPPK itu bukan domain Dirjen Bimas Kristen. Domain di bawah naungannya\u00a0 sertifikasi dan passing. Sedangkan\u00a0 mengusulkan guru PPPK itu murni dari pemerintah daerah.<\/p>\n<p>\u201cKita banyak melakukan \u00a0audensi ke DPR dan Pemerintah. Termasuk ke Wakil Gubernur DKI berjuang agar formasi 376 proporsional buat Guru Agama Kristen. \u00a0Kita sedang rapatkan barisan, agar semua pihak,\u00a0 terkait guru ini bukan pergumulan satu dua orang tapi \u00a0banyak orang, tapi gereja harus peduli, sebab guru ajar juga kan anak-anak dari gereja,\u201d pungkasnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Warningtime.com Jakarta &#8211; Ketua Umum Forum Guru Pendidikan Agama Kristen (FORGUPAKI) Abraham Dodi Pellokila, M.Pd [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9,10],"tags":[],"class_list":["post-6719","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-fokus","category-indonesia","has_no_thumb"],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6719","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6719"}],"version-history":[{"count":3,"href":"http:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6719\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6723,"href":"http:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6719\/revisions\/6723"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6719"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6719"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6719"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}