WT.Com, Indramayu –  Alzaytun melakukan terobosan penting dalam menjalin kerjasama pendidikan dengan  negara Timur Tengah yang tidak ada hubungan diplomatik di Indonesia. Meneruskan  penyampaian seorang pakar sosial politik dari Ariel University Israel, Dr. Gadi Hitman pada acara webinar periodik yang diselenggarakan oleh Alzaytun Indonesia, maka dalam waktu dekat akan di tandatangani kerja sama Institusional antara kedua Lembaga Pendidikan.

Draft perjanjian kerja sama akan disiapkan oleh Dr. Eyal Lewin pimpinan Middle East and political science Department, kerja sama meliputi kerja sama penelitian dan penerimaan Mahasiswa dari Alzaytun Indonesia di Ariel University, dan yang lebih luas dari kerjasama akademik, yakni kerja sama terkait dengan berbagai persiapan yang berkaitan dengan implementasi dua negara berdaulat, yakni Israel dan Palestina, dan keseyogjaan pengakuan kedaulatan atas kedua negara berdaulat tersebut oleh Masyarakat Internasional, termasuk Indonesia, kerjasama ini sepenuhnya merupakan kerja sama Private to private atau P to P dan sama sekali tidak melibatkan Pemerintah.

Untuk diketahui bahwa topik webinar yang diselenggarakan tanggal 14 Agustus 2022 yang lalu adalah ” The role of Arab Israeli politicians in the Israeli political scene” , dimana dalam dialog antara Syaykh Alzaytun Dr. Abdussalam Panji Gumilang, MP dengan Dr. Gadi Hitman diperoleh kegamblangan, bahwa Israel saat ini sudah berobah dan menempatkan para politisi Arab lebih dari sebelumnya, bahkan menjadi juru kunci pada pemerintahan saat ini dimana Partai Raam pimpinan Mansour Abbas ikut serta dalam koalisi. Ketika menjawab pertanyaan Syaykh Alzaytun tentang komunitas Arab di Israel, apakah mereka menjadi musuh bagi Warga negara Yahudi, dengan tegas di katakan, bahwa Komunitas Arab adalah sahabat yang sangat bermakna dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Israel.

Sementara Syaykh Alzaytun Indonesia, dalam setiap kesempatan selalu menghimbau agar Indonesia menjalin hubungan dengan kedua negara berdaulat Palestina dan Israel, sehingga Indonesia akan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam hubungan antara kedua negara yang sudah sangat lama bermusuhan. Indonesia menurut Syaykh Alzaytun bisa lebih berperan dalam mengedepankan perdamaian di Timur tengah, bahkan lebih dari Abraham Accord yang di gagas oleh President Donald Trump yang sangat tendensius. Beberapa waktu yang lalu bahkan oleh Perdana Menteri Yair Lapid, nama Indonesia digadang gadang dalam pidato resminya di Sidang Umum Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).

Diharapkan perjanjian kerja sama antara Ariel UNiversity dan Alzaytun Indonesia ini akan di tandatangani di Yerusalem Israel, dimana Datuk MYR Agung Sidayu selaku fasilitator kerja sama berharap bahwa Syaykh Alzaytun bisa bertemu dengan tokok tokoh Israel, baik Yahudi maupun Arab Israel, bahkan berusaha agar Syaykh Alzaytun bisa berbicara dihadapan Anggota Knesset ( Parlemen Israel). Sementara Ariel University adalah Universitas ternama, dimana putera Perdana Menteri juga kuliah di Universitas ini, dan Dr. Gadi Hitman juga Advisor di Kantor Perdana Menteri.(Taufan Berliano Romadhoni, SE)

Komentar Facebook
https://warningtime.com/wp-content/uploads/2022/10/Screenshot_20221007-204238_WhatsApp-1-1024x768.jpghttps://warningtime.com/wp-content/uploads/2022/10/Screenshot_20221007-204238_WhatsApp-1-150x150.jpgadminwarningtimeHomeWT.Com, Indramayu -  Alzaytun melakukan terobosan penting dalam menjalin kerjasama pendidikan dengan  negara Timur Tengah yang tidak ada hubungan diplomatik di Indonesia. Meneruskan  penyampaian seorang pakar sosial politik dari Ariel University Israel, Dr. Gadi Hitman pada acara webinar periodik yang diselenggarakan oleh Alzaytun Indonesia, maka dalam waktu dekat akan...Mengungkap Kebenaran