{"id":1986,"date":"2016-12-14T07:47:25","date_gmt":"2016-12-14T07:47:25","guid":{"rendered":"http:\/\/warningtime.com\/?p=1986"},"modified":"2016-12-14T07:48:58","modified_gmt":"2016-12-14T07:48:58","slug":"kendrick-sumolang-anak-rumah-kasih-pontianak-sambut-natal-dengan-panggung-boneka","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/2016\/12\/14\/kendrick-sumolang-anak-rumah-kasih-pontianak-sambut-natal-dengan-panggung-boneka\/","title":{"rendered":"Kendrick Sumolang: Anak Rumah Kasih Pontianak Sambut Natal Dengan Panggung Boneka"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft size-full wp-image-1987\" src=\"http:\/\/warningtime.com\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/2016-12-11-PHOTO-00000018.jpg\" alt=\"2016-12-11-photo-00000018\" width=\"500\" height=\"375\" srcset=\"https:\/\/warningtime.com\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/2016-12-11-PHOTO-00000018.jpg 500w, https:\/\/warningtime.com\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/2016-12-11-PHOTO-00000018-300x225.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 500px) 100vw, 500px\" \/>Pada hari Minggu pagi,\u00a0 4 Desember 2016 sekitar 250 anak &#8211; anak di desa Parit Baru, Pontianak berkumpul di Rumah Kasih untuk menyambut hari Natal.<\/p>\n<p>Perayaan memperingati hari kelahiran Yesus Kristus tersebut diisi dengan tarian, nyanyian, kuis berhadiah dan acara panggung boneka yang dipandu oleh Kak Choky Sinaga dan Kak Diana.<\/p>\n<p>Pesan yang disampaikan melalui cerita panggung boneka ialah kita harus saling menolong dan memperhatikan teman &#8211; teman kita yang membutuhkan sebagai wujud cinta kasih. Cerita yang disampaikan dengan cara yang kreatif dan ringan sehingga membuat anak &#8211; anak belajar dengan sukacita.<\/p>\n<p>Dalam acara dengan tema &#8220;Natal Dihatiku&#8221; ini, Yayasan Sungai Kasih membagikan 250 bingkisan Natal kepada anak &#8211; anak dan 130 bingkisan untuk anak remaja The Eagles, khusus di desa Parit Baru.<\/p>\n<p>&#8220;Momen anak &#8211; anak menerima bingkisan Natal setiap tahun akan menjadi kenangan terindah sampai mereka besar nanti,\u00a0 bahkan sampai seumur hidup. Nanti mereka juga dapat melakukan hal yang sama untuk generasi selanjutnya sehingga yang menerima hadiah merasakan kasih TUHAN. Itulah mengapa tiap tahun Yayasan Sungai Kasih memberikan hadiah Natal untuk anak &#8211; anak&#8221;, ujar Priskila Linda selaku pendiri dan ketua Yayasan Sungai Kasih.<\/p>\n<p>Melihat berbagai penampilan dan kreatifitas anak &#8211; anak Rumah Kasih,\u00a0 Ibu Linda sungguh terharu. Karena 6 tahun yang lalu,\u00a0 anak &#8211; anak ini tidak mendapat perhatian baik dari keluarga maupun lingkungan. Banyak diantara mereka besar tanpa pendidikan karakter yang baik dari orang tua. Namun ketika Rumah Kasih hadir di desa Parit Baru,\u00a0 kehidupan anak &#8211; anak berubah drastis.\u00a0 Mereka tumbuh menjadi anak &#8211; anak yang berkarakter baik, kreatif dan membanggakan. Contohnya, tahun ini anak &#8211; anak membuat dekorasi Natal dari bahan daur ulang yaitu mengubah koran bekas menjadi gua Natal yang indah.<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-1988 alignright\" src=\"http:\/\/warningtime.com\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/2016-12-11-PHOTO-00000015.jpg\" alt=\"2016-12-11-photo-00000015\" width=\"500\" height=\"888\" srcset=\"https:\/\/warningtime.com\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/2016-12-11-PHOTO-00000015.jpg 500w, https:\/\/warningtime.com\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/2016-12-11-PHOTO-00000015-169x300.jpg 169w\" sizes=\"auto, (max-width: 500px) 100vw, 500px\" \/><\/p>\n<p>Selain itu, Anak Rumah Kasih Pontianak pada tanggal 20 Desember 2016 nanti akan tampil mempersembahkan tari Dayak di mal terbesar di Pontianak, yaitu A Yani Mega Mall.<\/p>\n<p>Pada tahun 2015 lalu,\u00a0 Anak Rumah Kasih Pontianak bahkan sudah tampil di hadapan Bapak Wakil Gubernur Kalimantan Barat dalam acara Syukuran 5 Tahun Rumah Kasih Pontianak.\u00a0 Sebuah prestasi yang membanggakan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pada hari Minggu pagi,\u00a0 4 Desember 2016 sekitar 250 anak &#8211; anak di desa Parit [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1987,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-1986","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-religion","has_thumb"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1986","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1986"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1986\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1989,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1986\/revisions\/1989"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1987"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1986"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1986"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1986"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}