{"id":2648,"date":"2017-04-14T06:47:03","date_gmt":"2017-04-14T06:47:03","guid":{"rendered":"http:\/\/warningtime.com\/?p=2648"},"modified":"2017-04-14T06:48:34","modified_gmt":"2017-04-14T06:48:34","slug":"arseto-pariadji-pilih-calon-gubernur-dki-yang-menjungjungg-tinggi-toleransi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/2017\/04\/14\/arseto-pariadji-pilih-calon-gubernur-dki-yang-menjungjungg-tinggi-toleransi\/","title":{"rendered":"Arseto Pariadji: Pilih Calon Gubernur DKI yang Menjungjung Tinggi Toleransi"},"content":{"rendered":"<p><strong><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft wp-image-2649\" src=\"http:\/\/warningtime.com\/wp-content\/uploads\/2017\/04\/arse.jpg\" alt=\"arse\" width=\"528\" height=\"396\" srcset=\"https:\/\/warningtime.com\/wp-content\/uploads\/2017\/04\/arse.jpg 600w, https:\/\/warningtime.com\/wp-content\/uploads\/2017\/04\/arse-300x225.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 528px) 100vw, 528px\" \/>JAKARTA, Warningtime.com \u2014<\/strong>\u00a0Organisasi kemasyarakatan turut andil dalam menciptakan dan mendorong kedamaian di Indonesia. Salah satu diantaranya adalah Persatuan Demokrasi dan Toleransi Indonesia (PDTI) sesuai namanya sangat peduli dengan toleransi. Ketua Umum PDTI Arseto \u00a0Suryoadji\u00a0Paridji \u00a0 menyatakan mendukung calon gubernur dan wakil gubernur \u00a0yang menjunjung tinggi toleransi. Hal itu diungkapkan dalam \u00a0jumpa pers \u00a0di Kelapa Gading Jakarta Utara, Kamis 12\/4\/2017.<\/p>\n<p>&#8220;Saya melihat belakangan ini \u00a0Pilkada DKI sudah mengarah ke hal-hal \u00a0yang tidak diinginkan karena menggunakan isu SARA untuk mempengaruhi. Ini sangat mengingkari Indonesia yang selama ini menghargai keberagaman atau toleransi,&#8221; Arseto mengingatkan pentingnya menegakkan toleranis demi kelangsungan NKRI.<\/p>\n<p>Putra gembala jemaat Gereja Tiberias Indonesia (GTI) Pdt Yesaya Pariadji mengaku merasa terganggu dan tidak nyaman karena \u00a0isu SARA sudah terlalu jauh dengan mengkafirkan orang lain.<\/p>\n<p>\u201cTindakan mengkafir-kafirkan orang lain hanya menjauhkan satu dengan lain dan bisa memecah umat beragama yang selama ini sudah rukun,\u201d ujar Arseto prihatin. Arseto sejak awal berharap sidang Ahok yang diduga menista agama lebih baik dihentikan. &#8220;Untungnya persidangan sementara dihentikan atas permintaan Kapolda DKI,&#8221; imbuhnya.<\/p>\n<p>Pada kesempatan itu, sebagai tokoh muda, Arseto meminta \u00a0semua pihak, \u00a0baik partai maupun ormas agar berhenti menggunakan cara-cara intoleransi dalam mencapai kepentingan politk. Terbukti dengan mengangkat isu SARA membuat Pilkada ribut dan gaduh.<\/p>\n<p>&#8220;Siapapun yang membuat Pilkada gaduh itu, harus diusut dan dimintai tanggung jawabnya. Agar ke depan tidak terulang melakukan kampanye dengan cara-cara yang tak benar \u00a0yang mengancam kelangsungan Indonesia.<\/p>\n<p><em><strong>Berharap Ketemu Jokowi<\/strong><\/em><\/p>\n<p>Sebagai tokoh muda yang peduli akan kehidupan yang toleransi, \u00a0pada akhir jumpa pers Arseto berharap bisa bertemu langsung dengan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo \u00a0untuk menyampaikan secara langsung \u00a0agar presiden berani menindak tegas pelaku-pelaku intoleran, \u00a0terlebih yang menebar teror atau teroris.<\/p>\n<p>&#8220;Saya ingin menyampaikan bahwa presiden harus berani menindak pelaku intoleran dan pelaku terorisme. Hanya itu cara untuk mengembalikan Indonesia dalam kedamaian,&#8221; tukasnya.<\/p>\n<p>Arseto sangat mengapresiasi langkah presiden Jokowi \u00a0mengundang para ulama \u00a0dan tokoh agama dalam rangka meminta \u00a0turut serta menjaga kerukunan beragama. &#8220;Saya kira itu tindakan yang tindakan yang tepat dari presiden. semua harus diajak untuk turut menciptakan ketentraman.&#8221;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, Warningtime.com \u2014\u00a0Organisasi kemasyarakatan turut andil dalam menciptakan dan mendorong kedamaian di Indonesia. Salah satu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2649,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9,1],"tags":[],"class_list":["post-2648","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-fokus","category-home","has_thumb"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2648","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2648"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2648\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2651,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2648\/revisions\/2651"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2649"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2648"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2648"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2648"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}