{"id":2984,"date":"2017-05-26T09:21:13","date_gmt":"2017-05-26T09:21:13","guid":{"rendered":"http:\/\/warningtime.com\/?p=2984"},"modified":"2017-05-26T09:22:13","modified_gmt":"2017-05-26T09:22:13","slug":"bali-blues-festival-2017-digelar-di-pulau-peninsula","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/2017\/05\/26\/bali-blues-festival-2017-digelar-di-pulau-peninsula\/","title":{"rendered":"Bali Blues Festival 2017 Digelar Di Pulau Peninsula"},"content":{"rendered":"<p><strong><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft size-full wp-image-2980\" src=\"http:\/\/warningtime.com\/wp-content\/uploads\/2017\/05\/blues..1.jpg\" alt=\"\" width=\"448\" height=\"229\" srcset=\"https:\/\/warningtime.com\/wp-content\/uploads\/2017\/05\/blues..1.jpg 448w, https:\/\/warningtime.com\/wp-content\/uploads\/2017\/05\/blues..1-300x153.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 448px) 100vw, 448px\" \/>NUSA DUA &#8211;<\/strong> Perhelatan musik blues dengan tagline \u2018Bali Blues Festival \u2013 BBF 2017\u2019 di Bali yang merupakan kerjasama antara ITDC dengan Pregina Art &amp; Showbiz Bali, dilaksanakan di Pulau Peninsula, Nusa Dua, Badung. Tak kurang 18 artis dan musisi band menyemarakkan festival yang sudah berlangsung ketiga kalinya ini. Dalam prescon di Nusa Dua, Kamis (25\/5\/2017), Agung Mantra selaku CEO Pregina Art &amp; Showbiz Bali menjelaskan, BBF 2017 merupakan kelanjutan atau rangkaian festival tahun-tahun sebelumnya. \u201cIni tahun yang ketiga,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>BBF tercatat sebagai salah satu even blues festival dunia yang diselenggarakan di Asia Tenggara. Diharapkan dengan\u00a0 spirit kebersamaan dan dukungan segenap pihak, menjadikan even BBF bisa berkesinambungan serta dapat menghadirkan\u00a0 musisi papan \u00a0atas dunia. \u201cSekaligus sebagai salah satu penambah daya tarik pariwisata Bali,\u201d tambah Agung Mantra.<\/p>\n<p>Agung menyambung, berbagai roadshow serta pengenalan pengembangan musik blues telah dilakukan ke berbagai komunitas untuk memperkuat fondasi regenerasi industri musik agar generasi muda dapat menghasilkan karya terbaik ke depannya dengan akar musik yangkuat. ITDC dan Pregina memiliki keinginan besar untuk menjadikan even blues ini mendunia dan menginspirasi\u00a0 seniman musik dunia untuk tampil dan berkarya di\u00a0 Bali.<\/p>\n<p>\u201cBlues sebagai fondasi semua genre musik dalam even ini memiliki komitmen yang menguatkan bahwa\u00a0 blues adalah pintu masuk utama seniman dalam bermusik karena dipenuhi dengan penjiwaan yang dalam serta adanya nilai pengembangan yang luas sehingga pencitraan musik blues bukan hanya milik golongan tertentu ataupun blues musik yang kurang dinamis,\u201d\u00a0 sambung Agung Mantra.<\/p>\n<p>BBF 2017 kami menyajikan suguhan blues yang dinamis serta tampilan artis dengan berbagai karakter warna suara mereka yang beragam. Ini terlihat dari jadwal manggungnya artis-artis kawakan yang tergabung dalam Krakatau Reunion dengan personal Tri Utami, Gilang Ramadhan, Dwiki Darmawan, Pra Budi Dharma, Donnie Suhendra yang merupakan kumpulan maestro musik Indonesia.<\/p>\n<p>Mereka akan mengisi di hari kedua yakni Sabtu (27\/5\/2017). Mereka didukung oleh artis<\/p>\n<p>ternama lainnya dari Bali yakni Dewa Bujana, Balawan, dll. Ajang BBF 2017 akan diisi oleh\u00a0 3 band hasil audisi Sundown Blues Battle tiap tahunnya yakni John And Jail Story, Sunburst dan Souledout sementara dari Indonesia diantaranya Gugun Blues<\/p>\n<p>Shelter feat Indra Lesmana, The Six Strings dan Krakatau Reunion. Dari Bali di antaranya Northcross Road Singaraja, Brightsize Trio, Sound of Mine feat Rio Sidik, The Bodhi, The Cracy Horse dan Ronaldgang<strong>.(ari)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>NUSA DUA &#8211; Perhelatan musik blues dengan tagline \u2018Bali Blues Festival \u2013 BBF 2017\u2019 di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2980,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,10],"tags":[],"class_list":["post-2984","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-home","category-indonesia","has_thumb"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2984","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2984"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2984\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2986,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2984\/revisions\/2986"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2980"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2984"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2984"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2984"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}