{"id":3027,"date":"2017-05-31T04:27:28","date_gmt":"2017-05-31T04:27:28","guid":{"rendered":"http:\/\/warningtime.com\/?p=3027"},"modified":"2017-05-31T04:29:47","modified_gmt":"2017-05-31T04:29:47","slug":"kepengurusan-pds-pimpinan-dr-tilly-kasenda-dan-sonny-setiawan-disahkan-sk-kemenhukham","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/2017\/05\/31\/kepengurusan-pds-pimpinan-dr-tilly-kasenda-dan-sonny-setiawan-disahkan-sk-kemenhukham\/","title":{"rendered":"Kepengurusan PDS Pimpinan Dr Tilly Kasenda dan Sonny Setiawan Disahkan SK Kemenhukham"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft wp-image-3028\" src=\"http:\/\/warningtime.com\/wp-content\/uploads\/2017\/05\/tilly.jpg\" alt=\"\" width=\"466\" height=\"487\" \/>Akhirnya kepengurusan pimpinan Dr.Tilly Kasenda Ketua Umum dan Sonny Setiawan Sekretaris Jenderal Partai Damai Sejahtera (PDS) ditetapkan Kementerian Hukum dan HAM sebagai yang resmi melalui SK No.M.HH-09.AH.11.01 Tahun 2017. Surat Keputusan yang ditandatangani Yasonna Laoly sebagai Menkumham mencantumkan lengkap kepengurusan PDS 2015-2020.<\/p>\n<p>Dr Tilly Kasenda yang didampingi Sonny Setiawan menyatakan rasa bersyukurnya dengan keluarnya SK Kepengurusan yang sah PDS dari Kementerian Hukum dan HAM ini. Dengan wajah sumringah, Tilly Kasenda menyatakan bahwa ini semua karena pertolongan\u00a0 Tuhan.<\/p>\n<p>\u201cKita sudah berjuang lama, sudah munaslub dengan ketidak berdayaan, diserang kiri kanan, namun kita berpatokan firman dalam Roma, kalau\u00a0 Tuhan beserta kita dan ada dipihak kita siapa yang bisa melawan kita dan akhirnya menang. Saya percaya sampai keluarnya SK ini, ya pasti ada maksud Tuhan. Tuhan yang akan membuka jalan,\u201dtutur Tilly Kasenda istri KASAL R.KASENDA Tahun 1986-1989.<\/p>\n<p>Dengan keberadaan SK yang telah diterbitkan oleh Kemenkumham ini,maka menjadi energi luar biasa untuk semakin memacu kami mengantar kan PDS ikut Pemilu 2019,dan sudah tidak ada lagi keraguan dan pertanyaan-pertanyaan tentang keabsahan PDS dibawa komando Ibu Tilly Kasenda ujarnya dengan semangat. Kami sangat terharu melihat semangat dan komitmen pengurus melengkapi kepengurusan didaerahnya.Mereka juga harus bisa suport secara mandiri\u00a0 karena memang dana kurang,\u201d beber Sonny Setiawan terang-terangan.<\/p>\n<p>\u201cKarena verifikasi KPU dijadwalkan bulan Oktober mendatang maka seluruh pengurus harus k<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-3029 alignright\" src=\"http:\/\/warningtime.com\/wp-content\/uploads\/2017\/05\/SK.jpg\" alt=\"\" width=\"266\" height=\"450\" \/><\/p>\n<p>erja keras. Strateginya tentu saja mengandalkan jaringan gereja untuk bisa melewati syarat keanggotaan 1\/1000 dari jumlah DPT yang\u00a0 tersebar di semua daerah,\u201d Tilly menambahkan.<\/p>\n<p>Ditanya dengan kemungkinan rekonsialisasi dengan pengurus yang berseberangan selama ini, Tilly menyatakan bahwa sudah membuka diri dan pernah bertatap muka. Tetapi karena alasan sebagian sudah pindah partai dan sebagian tidak mau terlibat politik lagi maka harus dihormati.\u00a0 Walau demikian, kata Tilly Kasenda mereka masih mau merekomendasikan\u00a0 nama orang tertentu untuk masuk jadi pengurus.<\/p>\n<p>\u201cYang menggembirakan bahwa mereka masih peduli PDS dan\u00a0 ada dukungan dengan menggaransi nama orang tertentu. Yang pasti PDS sekarang punya konsep dan paradigma baru yakni PDS menjadi rumah aspirasi bersama. Prinsipnya membangun kebersamaan.\u201d<\/p>\n<p>Seperti diketahui pernah dualisme kepengurusan di tubuh PDS, na<\/p>\n<p>mun masalah ini dibawa pengadilan negeri dan pengadilan tinggi,\u00a0 yang dua-duanya dimenangkan Dr Tilly Kasenda. Proses ini kemudian dikuatkan dengan keluarnya keputusan Menhukham yang mengakui kepengurusan PDS pimpinan Tilly Kasenda dan Sonny Setiawan lengkap dengan jajarannya untuk Periode 2015-2020.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Akhirnya kepengurusan pimpinan Dr.Tilly Kasenda Ketua Umum dan Sonny Setiawan Sekretaris Jenderal Partai Damai Sejahtera [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3028,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"class_list":["post-3027","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia","has_thumb"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3027","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3027"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3027\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3030,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3027\/revisions\/3030"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3028"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3027"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3027"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3027"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}