{"id":4130,"date":"2018-07-07T14:23:34","date_gmt":"2018-07-07T14:23:34","guid":{"rendered":"http:\/\/warningtime.com\/?p=4130"},"modified":"2018-07-07T14:24:19","modified_gmt":"2018-07-07T14:24:19","slug":"maria-shandi-launching-album-ke-8-bergaul","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/2018\/07\/07\/maria-shandi-launching-album-ke-8-bergaul\/","title":{"rendered":"Maria Shandi Launching Album Ke-8 \u201cBergaul\u201d"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft size-medium wp-image-4131\" src=\"http:\/\/warningtime.com\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/IMG-20180707-WA0016-300x300.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/warningtime.com\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/IMG-20180707-WA0016-300x300.jpg 300w, https:\/\/warningtime.com\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/IMG-20180707-WA0016-150x150.jpg 150w, https:\/\/warningtime.com\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/IMG-20180707-WA0016-768x768.jpg 768w, https:\/\/warningtime.com\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/IMG-20180707-WA0016-1024x1024.jpg 1024w, https:\/\/warningtime.com\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/IMG-20180707-WA0016-45x45.jpg 45w, https:\/\/warningtime.com\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/IMG-20180707-WA0016.jpg 1080w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p><strong>Jakarta WT<\/strong> &#8211; Penyanyi Pop Rohani ternama Indonesia, Maria Shandi terus produktif dalam mengeluarkan karya-karya terbaiknya, meski blantika musik gospel Indonesia mengalami kelesuan. Bertempat di Fat Straw Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu (7\/7\/2018) Maria Shandi resmi merilis album ke-8 bertajuk, \u201cBergaul\u201d. Dihadapan sekitar sepuluh wartawan segmen kristiani, Maria Shandi mengisahkan proses pembuatan album terbarunya.<\/p>\n<p>\u201cPembuatan album ini agak berbeda, kalau dulu banyak dibantu pihak lain, kali ini saya terlibat mengerjakan hampir semuanya, tentu dengan masukan dari keluarga dan kawan-kawan. Hampir 90 persen saya terlibat, dari ciptaan lagu, arrasement hingga perwajahan sampul album,\u201d beber putri Pdm Soewandi ini dengan tersenyum sukacita.<\/p>\n<p>Menurut Maria Shandi, proses pembuatan album berlangsung selama setahun. Album Bergaul menceritakan bagaimana Tuhan, melalui Salib, sudah mengorbankan segalanya untuk satu tujuan, yaitu supaya dimana Ia ada, disitu pun kita berada. Tuhan hanya ingin bergaul, menjalin hubungan yang manis dengan kita. Kalau Tuhan rela melepaskan segalanya untuk kita, sudah sepantasnya juga kita melepaskan segalanya (dosa, keinginan dunia, ego kita) untuk bisa bergaul dengan Tuhan.<\/p>\n<p>\u201cSuatu hari, kesedihan akan berlalu, kebahagiaan pun akan berakhir. Hanya ada satu yang abadi, yaitu hubungan kita dengan Sang Pencipta. Oleh sebab itu, berharaplah hanya kepada Tuhan, satu- satunya yang abadi,\u201d tegas Maria mengingatkan.<\/p>\n<p>Ditanya apa yang spesial dari album terbaru ini? Kata Maria album ini sangat personal, semua lagu ditulis berdasakan pengalaman hidupnya. Hampir semua lagu ditulis oleh sendiri dan ayahnya. \u201cAransemen musiknya juga \u201csaya banget\u201d, dominan piano dan strings,\u201d cetus Maria sembari menambahkan bahwa masteringnya dibuat di Amerika Serikat. \u201cSaya suka bagaimana mereka mengharmonikan suara saya dan musik,\u201d imbuh penyanyi kelahiran 20 November ini, yang pernah mempopulerkan lagu \u201cSentuh Hatiku\u201d.<\/p>\n<p>Dipaparkan Maria, adapun Judul lagu temanya adalah Tuhan Tolonglah. Lagu ini ingin menyampaikan pesan bahwa semua yang terjadi dalam hidup kita ada dalam kontrol Tuhan. Kalau saat ini kita mengalami proses, itu bukan bentuk kegagalan Tuhan dalam pelihara hidup kita. Proses adalah bentuk kepercayaan Tuhan untuk mengajar karakter kita menjadi lebih dewasa. Permasalahannya bukan pada Tuhan atau proses itu sendiri tapi bagaimana kita meresponi proses yang kita alami. Kalau kita gagal menemukan pesan Tuhan dalam proses tersebut, itu baru masalah yang sesungguhnya. Jadi kata \u201cTuhan Tolonglah\u201d dalam lagu ini berarti Tuhan tolong kami untuk memberikan respon yang tepat untuk setiap proses yang terjadi.<\/p>\n<p>\u201cMelalui album Bergaul, saya berharap setiap kita hidup bergaul dengan Tuhan melalui doa pribadi dan membaca FirmanNya setiap hari. Kita mencintai Tuhan melalui pikiran, perkataan dan perbuatan kita setiap hari yang menyenangkan hatiNya,\u201d harap penerima Apresiasi Warna Indonesia (AWI) 2017 untuk kategori sahabat Pewarna Indonesia.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft size-medium wp-image-4132\" src=\"http:\/\/warningtime.com\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/20180707_111938-e1530972870198-169x300.jpg\" alt=\"\" width=\"169\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/warningtime.com\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/20180707_111938-e1530972870198-169x300.jpg 169w, https:\/\/warningtime.com\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/20180707_111938-e1530972870198-768x1365.jpg 768w, https:\/\/warningtime.com\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/20180707_111938-e1530972870198-576x1024.jpg 576w, https:\/\/warningtime.com\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/20180707_111938-e1530972870198.jpg 1836w\" sizes=\"auto, (max-width: 169px) 100vw, 169px\" \/>Album terbaru ini sangat spesial dan istimewa, selain melibatkan langsung dalam keseluruhan proses pembuatannya, lebih dari itu, album bisa dikatakan sebagai simbol dari kedalaman imannya dan keintiman bersama Tuhan. \u201cLewat album ini saya tidak hanya penyanyi saja tapi menjadi pelaku firman karena semuanya bersumber dari pengalamannya bersama Tuhan,\u201d saksinya.<\/p>\n<p>Nah, panasaran donk dengan album tergresh Maria? Album bergaul sudah bisa didengarkan di berbagai digital platform, seperti Spotify, Apple Music, iTunes, dll. Video clip nya juga bisa ditonton di Youtube Maria Shandi. Untuk mendapatkan CD nya, bisa dipesan melalui SMS\/ WA ke 0813-1833-8663, tokopedia.com\/mariashandi dan lebih banyak tahu silahkan kunjungi www.mariashandi.com.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta WT &#8211; Penyanyi Pop Rohani ternama Indonesia, Maria Shandi terus produktif dalam mengeluarkan karya-karya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4132,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-4130","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-fokus","has_thumb"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4130","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4130"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4130\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4133,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4130\/revisions\/4133"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4132"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4130"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4130"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4130"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}