{"id":4287,"date":"2018-09-17T08:01:15","date_gmt":"2018-09-17T08:01:15","guid":{"rendered":"http:\/\/warningtime.com\/?p=4287"},"modified":"2018-09-17T08:15:40","modified_gmt":"2018-09-17T08:15:40","slug":"seminar-sehari-dpw-gerkindo-provinsi-banten","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/2018\/09\/17\/seminar-sehari-dpw-gerkindo-provinsi-banten\/","title":{"rendered":"Seminar Sehari DPW GERKINDO Provinsi Banten &#8220;Gereja harus Netral Tanpa Keberpihakan kepada Partai Tertentu&#8221;"},"content":{"rendered":"<p><strong><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-4288\" src=\"http:\/\/warningtime.com\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/20180917_140419-300x169.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"169\" srcset=\"https:\/\/warningtime.com\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/20180917_140419-300x169.jpg 300w, https:\/\/warningtime.com\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/20180917_140419-768x432.jpg 768w, https:\/\/warningtime.com\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/20180917_140419-1024x576.jpg 1024w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/>Tangsel WT<\/strong> \u2013 Seminar Sehari DPW Gerakan Kasih Indonesia (GERKINDO) mengangkat Tema:\u00a0 <em>Bagaimana Peran Pemimpin Kristen Menghadapi Pemilu 2019 dan Dampak Terhadap Gereja<\/em> yang berlangsung di Restoran Remaja Kuring Tangerang Selatan, Senin(17\/10\/2018).<\/p>\n<p>Dalam sesi pertama, Sekum Gerkindo Edi Junaidi membawakan tema Pandangan Umat Kristen dalam Politik yang diapandu Ketua DPW Provinsi Banten Pdt Kasidu Niga. Menurut Edi bahwa menghadirkan pelayan-pelayan Tuhan dalam bidang politik harus bersumber dari Mazmur 78:72 yakni setidaknya dengan Ketulusan hati dan kacakapan tangan.<\/p>\n<p>Yang dimaksud dengan kejujuran hati adalah ada niat baik untuk melayani. Sedangkan yang dimaksud dengan kecakapan tangan menyangkut skill, keahlian dan ketrampilan.<\/p>\n<p>\u201cSebaiknya memang pelayan-pelayan Tuhan yang terjun bidang politik harus memiliki kejujuran hati dan kecakapan tangan, supaya mereka bisa menjadi politisi yang bisa bermamfaat,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Sementara Pdt Kasidu Niga selaku Ketua DPW Provinsi Banten menyatakan bahwa dirinya hanya berusaha mendorong anak-anak Tuhan untuk berkiprah dalam politik. \u201cSaya kira tidak ada maksud lain selain mendorong orang Kristen untuk terjun politik.\u201d<\/p>\n<p>Pada sesi kedua menampilkan pembicara Koordinator TePi, Jeirry Sumampow menyatakan bahwa gereja memang harus netral tidak ada keberpihakan kepada partai. Namun bukan berarti tidak boleh punya strategi tertentu untuk menempatkan wakilnya di parlemen.<\/p>\n<p>\u201cMana <em>possiblity<\/em> yang tinggi caleg dari 16 partai, itu yang harus diutamakan dipilih. Artinya bukan karena selalu majelis jemaat misalnya akan di pilih. Jadi lebih baik lihat dan perhatikan possibility, sebab kalau suara terbagi ke 16 calon maka suara habis tanpa perwakilan, ini harus berpikir strategis dan rasional. Kalau kita sudah melakukan itu bahwa tidak terlalu keberpihakan,\u201d bebernya.<\/p>\n<p>Jadi memang harus dibangun kesadaran seperti itu, ini bagian dari pendidikan politik bagi warga gereja. Jadi memang ada target bersama dan itu untuk kepentingan bersama. \u201cSaya kira rasionalitas nanti bisa dibuatkan. Ini bisa dilakukan kalau punya kesadaran yang sama,\u201d ujarnya. Jadi untuk DPRD nanti bisa dilakukan, juga di DPR RI.<br \/>\nPartai-partai sebenarnya tidak punya ideologi. Biasanya ideologi ini hanya kaitannya dengan mencari dukungan massa. Jangan mengira partai nasionalis tidak selalu konsisten nnasionalis.<\/p>\n<p>\u201cPengalaman saya mengamati DPR ketika ada pembubaran gereja juga tidak bisa disuarakan. Dulu hanya PDS karena basis memang itu. Jadi tidak perlu dikotomis nasionalis dan raligius,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Lebih jauh, Jeirry mengingatkan jangan karena berbeda pilihan politik jadi gereja jadi terpisah. Karena peran gereja harus berada disemua partai.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft size-medium wp-image-4291\" src=\"http:\/\/warningtime.com\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/20180917_144738-1-300x135.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"135\" srcset=\"https:\/\/warningtime.com\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/20180917_144738-1-300x135.jpg 300w, https:\/\/warningtime.com\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/20180917_144738-1-768x346.jpg 768w, https:\/\/warningtime.com\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/20180917_144738-1-1024x462.jpg 1024w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><br \/>\nDalam sesi ketiga, Pdt. Dr. Nus Reimas yang tampil narasumber menegaskan bahwa terkait dengan perkembangan politik, maka yang pertama sekolah-sekolah tinggi teologia harus dibenahi supaya mereka melek politik. Saat ini nitizen dikuasai citizen, bahwa sekarang ini dunia dikuasai media sosial. Di Indonesia gara-gara politik kenyataan sering timbulah konflik, kekecewaan dan kekuatiran dan lain sebagainya.<\/p>\n<p>Setiap anak harus menyadari bahwa dia punya kewarganegaraan yakni sebagai warga negara Indonesia dan warga negara kerajaan Allah.<\/p>\n<p>&#8220;Karena warga gereja dan gereja tidak bisa membiarkan begitu saja urusan politik negara, harus partisipasi dan terlibat di dalamnya,&#8221; tukasnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tangsel WT \u2013 Seminar Sehari DPW Gerakan Kasih Indonesia (GERKINDO) mengangkat Tema:\u00a0 Bagaimana Peran Pemimpin [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4288,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-4287","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-fokus","has_thumb"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4287","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4287"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4287\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4296,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4287\/revisions\/4296"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4288"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4287"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4287"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4287"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}