{"id":4528,"date":"2018-12-04T13:51:27","date_gmt":"2018-12-04T13:51:27","guid":{"rendered":"http:\/\/warningtime.com\/?p=4528"},"modified":"2018-12-04T14:22:15","modified_gmt":"2018-12-04T14:22:15","slug":"perayaan-pohon-terang-pakatuan-kwanua-bangkit-dan-bersinar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/2018\/12\/04\/perayaan-pohon-terang-pakatuan-kwanua-bangkit-dan-bersinar\/","title":{"rendered":"Perayaan Pohon Terang Pakatuan \u201cKwanua Bangkit dan Bersinar\u201d"},"content":{"rendered":"<p><strong><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-large wp-image-4529 alignleft\" src=\"http:\/\/warningtime.com\/wp-content\/uploads\/2018\/12\/20181204_202924-1024x576.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"576\" srcset=\"https:\/\/warningtime.com\/wp-content\/uploads\/2018\/12\/20181204_202924-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/warningtime.com\/wp-content\/uploads\/2018\/12\/20181204_202924-300x169.jpg 300w, https:\/\/warningtime.com\/wp-content\/uploads\/2018\/12\/20181204_202924-768x432.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/>Jakarta WT<\/strong> \u2013 Persekutuan Hamba Tuhan Kawanua (Pakatuan) mengadakan Perayaan Pohon Terang yang pertama kalinya dengan tema: <em>Kwanua Bangkit dan Bersinar<\/em>, di GBI Glow Fellowship Centre Thamrin City, Selasa (4\/12\/2018).<\/p>\n<p>Pdt Iwan Tangka dalam sambutannya menyatakan bahwa ini adalah perayaan natal pertama dari para hamba Tuhan yang berasal dari Kwanua yang berada di Jabodetabek. \u201cKita harapkan Pakatuan akan senantiasa bisa terus eksis ke depan dan terus akan berjalan dengan baik,\u201d tutur Pdt Iwan Tangka.<\/p>\n<p>Dalam perayaan ini tampak hadir Pdt Paulus Rumambi, Pdt Conrad Supit, Pdt Shepart Supit, dan hamba Tuhan asal Kwanua lainnya. Selain itu hadir juga Irjen Ronny Sompie, Angelica Tengker, Ev Nindy Elis dan Sion Gideon.<br \/>\nKetua Panitia Nova Rumondor menyatakan bahwa acara Pakatuan ini hanya dipersiapkan dalam waktu singkat hanya tujuh minggu. \u201cBiarlah acara ini hanya demi kemulian nama Tuhan saja,\u201d ujarnya singkat.<\/p>\n<p>Sayangnya sebagai tuan rumah, Pdt Gilbert Lumoindong berhalangan hadir karena dalam waktu bersamaan sedang berangkat ke luar negeri. Meski demikian, kotbahnya diputar lewat audio yang telah disiapkan sebelumnya yang bicara jangan pernah takut.<\/p>\n<p>Sementara Refleksi Natal dibawakan Ketua Sinode GPIB Pdt Paulus Kariso Rumambi dengan mengambil firman dari Yeremia 9:4 yang membicarakan Dia (Yesus) raja damai. Dalam konteks Indonesia sekarang, menyambut pemilu maka kita harus memilih pemimpin yang membawa damai.<\/p>\n<p>\u201cPemilu adalah kesempatan kita berpesta, dengan menjungjung tinggi Pancasila, yang egaliter di antara semua anak bangsa, apapun suku dan agamanya. Damai di bumi dan damai dihati. Allah memperkenalkan diri sebagai raja damai dengan rela berkorban,\u201d ujarnya mengingatkan.<\/p>\n<p>Hubungan kita dengan Allah yang sudah didamaikan dengan pengorbananNya itu, akan memampukan kita berdamai dengan sekeliling kita. Untuk bisa pembawa damai set0idaknya ada dua hal, yakni mari melihat ke depan dan kedua, rela berkorban.<\/p>\n<p>\u201cKalau mau jadi pembawa damai maka harus bisa melihat ke depan, jangan ke belakang. Kemudian harus rela berkorban, seperti Yesus Kristus,\u201d katanya. Sesuai tema Bangkit dan Bersinar maka kita harus menjadi pembawa damai, termasuk dalam menyambut Pemilu Presiden dan Pemilu Legislatif mendatang.<\/p>\n<p>Acara dimeriahkan vocal group dan koor dari berbagai gereja, seperti dari VC Keluarga Pangkerego, Hallel Voice, Nindy Ellis, Koor GMIM Sentrum Jakarta Pusat.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Usai perayaan dilanjutkan dengan talk show yang dipandu dengan Pdt Dr Shepard Supit dengan menampilkan Angelica Tengker (Ketua KKK), Pdt Paulus Kariso Rumambi (Ketua Sinode GPIB) dan Ketua Kawanua Sedunia membahas Kawanua Bangkit &amp; Bersinar.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta WT \u2013 Persekutuan Hamba Tuhan Kawanua (Pakatuan) mengadakan Perayaan Pohon Terang yang pertama kalinya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4529,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-4528","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-home","has_thumb"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4528","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4528"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4528\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4532,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4528\/revisions\/4532"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4529"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4528"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4528"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4528"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}