{"id":6860,"date":"2022-04-08T04:34:02","date_gmt":"2022-04-08T04:34:02","guid":{"rendered":"http:\/\/warningtime.com\/?p=6860"},"modified":"2022-04-08T04:34:02","modified_gmt":"2022-04-08T04:34:02","slug":"direktur-pt-amr-jadi-tersangka-tindak-pindan-korupsi-dikejaksaan-jakut","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/2022\/04\/08\/direktur-pt-amr-jadi-tersangka-tindak-pindan-korupsi-dikejaksaan-jakut\/","title":{"rendered":"Direktur PT AMR Jadi Tersangka Tindak Pindan Korupsi Dikejaksaan Jakut"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"http:\/\/warningtime.com\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Screenshot_20220408-112842_WhatsApp.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-6861\" src=\"http:\/\/warningtime.com\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/Screenshot_20220408-112842_WhatsApp.jpg\" alt=\"\" width=\"1002\" height=\"865\" \/><\/a>Jakarta,warningtime com.-Direktur PT AMR ditetapkan jadi tersangka oleh Kejaksaan Negeri<br \/>\n(Kejari) Jakarta Utara, tersangka inisial HHD saat ini juga dikrangkeng di Rutan Salemba<br \/>\nCabang Kejaksaan Agung selama 20 hari. Hal itu sesuai dengan Surat Perintah Penahanan Nomor Print \/M.11\/ Fd. 1\/ 04 \/ 2022 tanggal 7 April 2022, Bahwa, tersangka HHD ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tindak pidana korupsi, yang sedang disidik oleh tim Penyidik Kejaksaan Negeri Jakarta Utara. Hal itu dinyatakan oleh Kasi Intel Kejari Jakut Sofian Iskandar SH MH didampingi oleh Jaksa Theodora Marpaung SH, MH<\/p>\n<p>Berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor 495, tanggal 1 November 2021 karena tersangka merupakan rekanan dari PT Varuna Tirta Prakasya (Persero) yang bekerja sama dalam pekerjaan rantai pasok biji nikel (suplay chain management) dengan<br \/>\nmenggunakan modal kerja dari PT Varuna Tirta Prakasya (Persero) sebesar Rp.20.000.000.000,- (dua puluh milyar rupiah) dan dalam kenyataannya baik<br \/>\ntersangka ataupun PT AMR tidak pernah mengerjakan pekerjaan dimaksud dan uang<br \/>\ntersebut diduga dipergunakan untuk keperluan pribadi tersangka ataupun koroprasi PT AMR. Atas perbuatan tersangka mengakibatkan kerugian keuangan negara Cq PT<br \/>\nVaruna Tirta Prakasya (Persero) sebesar Rp.20.000.000.000,- (dua puluh milyar<br \/>\nrupiah).<\/p>\n<p>Saat ini proses penyidikan masih berlangsung dan tidak menutup kemungkinan<br \/>\nadanya keterlibatan dari pihak \u2013 pihak lain yang terlibat dalam kasus tersebut, oleh sebab itu pihak ke Jaksaan masih terus mendalami kasus yang merugikan negara miliaran rupiah tersebut. dan menyangkut alasan penahanan atas tersangka,<br \/>\ndilakukan karena ada ketakutan dari penyidik tersangka akan melarikan diri dan<br \/>\nmenghilangkan barang bukti<br \/>\nTersangka disangka melakukan perbuatan pidana pencucian uang yang berasal dari<br \/>\nTindak Pidana Korupsi dengan pasal Pertama Primair Kesatu: sebagaimana<br \/>\ndiatur dan diancam pidana dalam Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 ayat (1) Undang<br \/>\nUndang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo<br \/>\nUndang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang perubahan atas Undang-Undang<br \/>\nNomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55<br \/>\nayat (1) Ke-1 KUHP DAN KEDUA PASAL 3 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010<br \/>\nTentang Pencucian Uang SUBSIDIAIR KESATU sebagaimana diatur dan diancam<br \/>\npidana dalam PASAL 3 Jo Pasal 18 ayat (1) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999<br \/>\nTentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Undang<br \/>\nUndang Nomor 20<br \/>\nTahun 2001 Tentang perubahan atas Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999<br \/>\nTentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP DAN<br \/>\nKEDUA : PASAL 3 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 Tentang Pencucian Uang.(Philipus)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta,warningtime com.-Direktur PT AMR ditetapkan jadi tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Utara, tersangka inisial [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9,10],"tags":[],"class_list":["post-6860","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-fokus","category-indonesia","has_no_thumb"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6860","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6860"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6860\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6862,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6860\/revisions\/6862"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6860"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6860"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6860"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}