{"id":7237,"date":"2023-01-26T11:15:45","date_gmt":"2023-01-26T11:15:45","guid":{"rendered":"http:\/\/warningtime.com\/?p=7237"},"modified":"2023-01-26T11:15:45","modified_gmt":"2023-01-26T11:15:45","slug":"sinode-gkri-mangga-besar-menangkan-gugatan-sengketa-nama-dan-logo-sinode-gkri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/2023\/01\/26\/sinode-gkri-mangga-besar-menangkan-gugatan-sengketa-nama-dan-logo-sinode-gkri\/","title":{"rendered":"Sinode \u00a0GKRI Mangga Besar Menangkan Gugatan Sengketa Nama dan Logo Sinode GKRI"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/warningtime.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Screenshot_20230126-153713_Gallery.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-7238\" src=\"http:\/\/warningtime.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/Screenshot_20230126-153713_Gallery-300x155.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"155\" \/><\/a><\/p>\n<p>Jakarta, Warningtime.com &#8211; Ketua Umum Sinode Sinode Gereja Kristus Rahmani Indonesia (GKRI) Mangga Besar Pdt. Martin Harefa\u00a0 pada konferensi pers di GKRI Diaspora Thamrin City, Kamis, 26\/01\/2022 menyampaikan PN Niaga Jakarta Pusat September 2022 dalam Perkara \u00a0\u00a0No. 10\/ Pdt.Sus-Merek\/2022\/ PN. Niaga. Jkt. Pst telah memutuskan Sinode GKRI Mangga Besar (tergugat) memenangkan perkara sengketa kepemilikan nama dan logo GKRI, \u00a0yang digugat kelompok GKRI Latumentan.<\/p>\n<p>\u201cKonferensi \u00a0pers ini menjelaskan status gugatan dan legalitas sinode GKRI Mangga Besar. Ketika digugat sekelompok GKRI Latumentan, di PN Niaga Jakarta Pusat terkait nama dan logo \u00a0GKRI Mangga Besar dan Dirjen HAKI. Setelah berjalan sidang 19 kali pada \u00a0September 2022 ternyata penggugat dinyatakan kalah dan \u00a0tergugat Sinode GKRI Mangga Besar menang dan keputusan ini sudah inkrah,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Ditambahkan Pdt. \u00a0Ridwan Hutabarat selaku Wakil \u00a0Ketua MP Sinode GKRI Mangga Besar\u00a0 mengatakan mereka penggugat (kelompok Latumentan) \u00a0menggugat tanpa ada legalitas standing.<\/p>\n<p>\u201cKita mempunyai kekuatan mendasar dari pemerintah, memiliki sertifikat dirjen HAKI, tidak bisa sembarangan. Dasar mendapatkan nama dan logo itu punya legalitas standing kuat,\u00a0 sejarah berdiri GKRI, Sejarah nama GKRI dan Logo, kita semua ada. Ditambah ada SK 128 dikeluarkan 1988,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Artinya, hanya GKRI yang berkedudukan di Mangga Besar memiliki sertifikat \u00a0dan logo yang berlandaskan hukum.\u00a0 Nama dan logo itu secara hukum diatur pemerintah dan legal standing berpusat di Mangga Besar.<\/p>\n<p>Sementara Kuasa hukum Sinode GKRI Mangga Besar \u00a0Dr. Boy Canu, SH, MH \u00a0menjelaskan kutipan \u00a0putusan \u00a0No. 10 Pdt.Sus \u00a0Merek \u00a02022, Jakarta Pusat. \u00a0Dalam putusan halaman 52, ditegaskan menimbang bahwa \u00a0gugatan \u00a0pengugat GKRI Latumentan \u00a0bisa tidak diterima atau Niet Ontvankelijke Verklaard. Karena itu \u00a0penggugat \u00a0di pihak kalah diputus membayar biaya perkara.<\/p>\n<p>\u201cGKRI Latumenten tidak memiliki legal standing, tidak punya syarat. Gugatan penggugat tidak bisa diterima, majelis hakim memutuskan biaya perkara sebesar 2 juta ditanggung penggugat,\u201d paparnya.<\/p>\n<p>Dengan putusan tersebut hak kkepemilika nama, \u00a0merek atau logo, sah secara hukum, maka \u00a0tidak boleh pihak lain menggunakan merek dan logo GKRI Mangga Besar. Artinya hanya GKRI Mangga Besar yang berhak dan memiliki legal standing jelas.<\/p>\n<p>Pdt. Jimmy Kawilarang\u00a0 menambahkan \u00a0Boksu Sujiono pernah mendorong\u00a0 upaya berdamai dan rekonsialisasi \u00a0tapi \u00a0mereka menghindar. Juga \u00a0mediasi difasilitasi Direktur Urusan Agama Kemennag urasan agama ternyata gagal.<\/p>\n<p>Menarik jauh ke belakang, katanya,\u00a0 pangkal konflik bermula pada Sidang Sinode IX \u00a0di Bali, yang selesai persidangan ditemukan ada kecurangan penggelembungan suara. Akhirnya terjadi konflik berkepanjangan. \u201cSaat itu kami meminta di mediasi oleh PGI, sayang tidak bisa dilakukan karena \u00a0Sidang \u00a0Sinode sudah disahkan jadi PGI tidak bisa menengahi,\u201d jelas Sekum Sinode GKRI Mangga Besar.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; Jakarta, Warningtime.com &#8211; Ketua Umum Sinode Sinode Gereja Kristus Rahmani Indonesia (GKRI) Mangga Besar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-7237","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-fokus","has_no_thumb"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7237","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7237"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7237\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7239,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7237\/revisions\/7239"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7237"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7237"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7237"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}