{"id":7979,"date":"2024-10-22T08:41:57","date_gmt":"2024-10-22T08:41:57","guid":{"rendered":"http:\/\/warningtime.com\/?p=7979"},"modified":"2024-10-22T08:41:57","modified_gmt":"2024-10-22T08:41:57","slug":"pgpi-dki-jakarta-menyelenggarakan-rapat-kerja-provinsi-dan-pastor-gathering","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/2024\/10\/22\/pgpi-dki-jakarta-menyelenggarakan-rapat-kerja-provinsi-dan-pastor-gathering\/","title":{"rendered":"PGPI DKI Jakarta Menyelenggarakan Rapat Kerja Provinsi dan Pastor Gathering"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"http:\/\/warningtime.com\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/50c820ad-f8a8-4105-9be3-6f3b2d09441c.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone  wp-image-7980\" src=\"http:\/\/warningtime.com\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/50c820ad-f8a8-4105-9be3-6f3b2d09441c-300x281.jpg\" alt=\"\" width=\"804\" height=\"311\" \/><\/a><\/p>\n<p>Persekutuan Gereja-Gereja Pentakosta Indonesia (PGPI) Daerah Khusus Ibukota (DKI) \u00a0Jakarta Senin-Rabu (21-23 Oktober 2024) bertempat Seruni Hotel, Cisarua Pauncak, \u00a0menyelenggarakan acara penting dengan dua agenda utama yaitu Rapat Kerja Provinsi PGPI DKI \u00a0dan Pastor Gathering. Demikian disampaikan Johanes Sirait sebagai ketua panitia \u00a0kegiatan tersebut.\u00a0 Kepada media ini, Johannes Sirait menjelaskan bahwa \u00a0dua agenda penting tersebut merupakan agenda rutin organisasi \u00a0dan juga sekalian diadakan pelantikan pengurus lengkap PGPI Provinsi DKI.<\/p>\n<p>Kedua, bersamaan dengan itu,\u00a0 diselenggarakan Pastor Gathering. Acara ini dihadiri 500 gembala anggota PGPI dan menjadi even tahunan. Tahun lalu hanya melibatkan 350 gembala dan tahun ini meningkat menjadi 500 gembala.\u00a0 Adapun tujuan acara ini supaya para gembala itu punya momen untuk berkumpul bersama untuk saling menguatkan, \u00a0karena ada banyak pergumulan masing-masing.<\/p>\n<p>\u201cAcara ini akan dilaksanakan 3 hari dua malam tujuannya untuk mengeratkan diri sesama hamba Tuhan.\u00a0 Selain itu akan ada beberapa sesi seminar. Pertama, kita \u00a0membahas seputar media sosial dalam pelayanan.\u00a0 Di sini para gembala akan \u00a0diajarin bagaimana memenangkan media sosial. Kalau dulu dunia\u00a0 maya berada di awing-awang \u00a0sekarang sudah berbeda menjadi realitas.\u00a0 Ini \u00a0menjadi ladang pelayanan. Itu sesuatu yang baru pelayanan pendeta. Kemudian nanti juga akan dibekali\u00a0 bagaimana melihat SWAT, algoritma dan lain,\u201d beber pendeta asal Sumatera Barat ini.<\/p>\n<p>Di samping itu mengajarkan sesi pengetahuan <em>stunting.<\/em> Kita tahu Jakarta secara ekonomi seharusnya kesehatan warganya sudah bagus, tetapi faktanya \u00a0ternyata ada beberapa kawasan kota yang perlu perhatian gereja, karena itu gereja juga merupakan perpanjangan tangan Kristus dalam aspek kepedulian sosial.\u00a0 \u201cTentu saja negara juga hadir di sana, terutama Pak Prabowo yang punya perhatian yang besar terkait masalah ini. Tetapi negara tidak bisa sendiri, gereja harus \u00a0atau paling tidak lewat aksi sosialnya bahwa gereja ambil bagian menurunkan angka statistik stunting, supaya gereja\u00a0 ke depan mendapat generasi muda yang lebih baik.\u201d<\/p>\n<p>Di samping itu,\u00a0 ada beberapa agenda seremonial yang kita lakukan. Pertama, penyerahan sertifikat \u00a0bahwa pendeta di Jakarta sudah dicover Kesalamatan Jaminan Kerjanya.\u00a0 Dilaksanakan juga penyerahan santunan \u00a0bagi yang sudah mengalami kecelakaan kerja. Kemudian, \u00a0PGPI juga menambah anggota gereja mendapat tunjangan BPJS dari pemerintah DKI Jakarta.<\/p>\n<p>\u201cPGPI menambah kuota BPJS bagi pengurus gereja yang \u00a0dibayarkan oleh PGPI DKI Jakarta. Kita tahu bahwa para hamba Tuhan di Jakarta belum semua tercover jaminan \u00a0kecelakaan kerja. Iurannya dibayar pengurus PGPI. Itu garis besar acara besar dan momennya.\u201d<\/p>\n<p>Karena kita di DKI,\u00a0 maka kita juga bicara soal ke depan kondisi Pilkada DKI tetapi dalam konteks doa supaya Pilkada berlangsung damai.\u00a0 Para calon-calon berkontekstasi dengan sehat sehingga \u00a0terselenggara baik. Ppengalaman 2017 lalu terjadi pertentangan keras, \u00a0karena itu kita beraharap Pilkada DKI kali ini bisa berjalan dengan soft dan baik. Gereja berperan mendidik warganya terlibat dalam \u00a0perhelatan itu agar lebih damai. Pilihan politik boleh berbeda dan sah saja serta dihargai.<\/p>\n<p>\u201cHingga saat ini PGPI sendiri baru didatangi satu kandidat tetapi kami tegaskan \u00a0PGPI milik semua umat.\u00a0 Kemungkinan kandidat lain akan datang juga dan PGPI terbuka,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Ditanya arahan Ketua Umum PGPI,\u00a0 Johannes mengatakan bahwa Ketua Umum PGPI Dr. Jason Balompapueng dalam rapat tadi pagi (22 Oktober 2022) menyampaikan agar panitia dan para gembala \u00a0kompak \u00a0karena gereja harus kompak. Dalam konteks pemerintahan gereja harus mendukung pemerintah tanpa mengurangi\u00a0 suara-suara kenabian kalau ada yang keliru diluruskan. Namun secara umum \u00a0kita \u00a0harus mendukung jalannya pemerintahan.\u00a0 Apalagi kita tahu kondisi negara dan dunia\u00a0 yang lagi krisis karena itu kita semua solid.<\/p>\n<p>\u201cGereja harus mendukung pemerintah tanpa mengurangi kalau ada yang tidak tepat harus disuarakan. Pesan Ketum PGPI kepada semua pendeta dan\u00a0 jemat, mengajak mendoakan\u00a0 pemerintahan baru dan kita dukung pemerintahan baru ini dan kita beri waktu untuk bekerja. \u00a0Nanti kita bisa lihat dan evaluasi bila perlu. \u00a0Kita dukung mereka bekerja, karena itu \u00a0sesuai firman\u00a0 Tuhan \u00a0yang mengatakan ahrus mendukung pemerintah dan pembesar-pembesar,\u201d kata Johannes mengutip ajakan dan pesan Ketua Umum PGPI.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Persekutuan Gereja-Gereja Pentakosta Indonesia (PGPI) Daerah Khusus Ibukota (DKI) \u00a0Jakarta Senin-Rabu (21-23 Oktober 2024) bertempat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9,10],"tags":[],"class_list":["post-7979","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-fokus","category-indonesia","has_no_thumb"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7979","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7979"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7979\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7981,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7979\/revisions\/7981"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7979"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7979"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/warningtime.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7979"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}