SBY Di Natal Partai Demokrat: Rasa Persaudaraan, Kebersamaan dan Kerukunan Modal Utama Kita Membangun Indonesia
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Prof. Dr. Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan rasa persaudaraan, kebersamaan dan kerukunan merupakan modal kita membangun Indonesia. Ia juga mengingatkan bahwa Negara dan pemerintah bertanggung jawab atas eksistensi bangsa ini sampai kapanpun negara ini berdiri. Hal itu disampaikan dalam Perayaan Natal Partai Demokrat yang berlangsung di Ballroom, Bidakara, Jakarta, Senin (12/01).
“Saya yakin para founding fathers tersenyum malam ini karena melihat kebersamaan, kerukunan dan persaudaran kita di Natal Partai Demokrat.”
Teduh sekali yang disampaikan para tokoh agama tadi dalam doa bersama. Ini forum yang indah, hadir menteri wakil menteri yang mengemban tugas negara, keluarga besar partai demokrat hadir bersama.
“Sebagai orang tua di partai saya mengucapkan selamat natal saudara-saudara Kristen, semoga natal membawa kebahagian untuk Kristen, berkah untuk Indonesia dan natal membawa damai untuk dunia yang sedang tidak baik-baik. Pemerintah harus memiliki tanggung jawab untuk dunia. “Do something untuk dunia yang adil dan makin sejahtera.”
Sekarang Partai Demokrat sudah genap 25 tahun dan Partai Demokrat sebagai salah satu kekuatan nasional politik Indonesia. Jati diri yang jelas dan posisi yang jelas. Demokrat bersama presiden harus menjadi solusi.
“Saya rasakan persaudaraan, kebersamaan dan kerukunan kita. Ini modal utama untuk kemajuan Indonesia. Diperlukan pemimpin bukan hanya cerdas tetapi perlu mengedepankan kebersamaan dan kerukunan untuk kemajuan Indonesia, makin ke depan tentu makin baik,” tutur Presiden keenam Indonesia ini.
Jajaran petinggi demokrat hadir di Puncak Natal Demokrat 2025 antara lain Sekjen Dr. Ir. Herman Khaeron, MSi, Wakil Ketua MPR RI Edi Baskora Yudhoyono, Wakil Ketua Umum Teuku Rizky Harsya, Menteri Transmigrasi Sulaiman Suryanegara, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Annisa Pohan dan petinggi lainnya.
Sementara Ketua Panitia Natal Partai Demokrat Anita Jacoba Gah mengatakan acara Natal di Ballroom, Bidakara ini dihadiri 2500 orang. Mereka berasal dari panti asuhan, penyandang disablitas dan masyarakat Jakarta.
Natal kali ini mengambil tema: Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga (Mat 1:21-24), dengan subtema: Partai Demokrat Berdoa Bagi Keselamatan Bangsa Serta Peduli Berbagi.
“Sebagai wujud nyata panitia telah mengadakan kegiatan bakti sosial pada 18-23 Desember 2025 dengan mengunjugi panti yatim, lansia dan penyandang disablitas. “Panitia menyalurkan bingkisan Natal untuk 771 orang mendapat bantuan dalam bakti sosial.”
Anita menambahkan semangat natal tidak hanya dirayakan dalam ibadah gereja saja tapi dalam tindakan nyata tindakan kasih dan kepedulian sesama.
“Natal Demokrat ini dirancang dengan rangkaian drama natal, renungan, doa lintas tokoh agama dan penyalaan lilin. Semua rangkaian acara itu merupakan cerminan bukan hanya dalam keluarga politik tapi hadir keluarga yang menjungjung tinggi nilai-nilai dan kebangsaan.”
Pada kesempatan itu, Ketua Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono yang berhalangan hadir karena bertugas mendampingi presiden di Kalimantan dalam tayangan vidio menyampaikan apresiasi tinggi kepada sekjen, bendum, ketua natal dan seluruh panitia.
Kata AHY, tentu Natal membawa Tuhan hadir dan dekat kepada kita semua. Sebagai partai nasional religius Partai Demokrat menempatkan kemanusian di atas perbedaan politik dan entesitas lainnya. Demokrat mengajak bersatu dalam doa, bersatu dalam kepedulian, bersatu dalam karya nyata membantu saudara kita yang mengalami bencana alam di Aceh, Sumut dan Sumbar.
“Mari bersatu dalam misi kemanusian, bersatu pembangunan nasional termasuk dalam pembangunan infrakstruktur Indonesia yang berkelanjutan demi masa depan anak cucu kita,” tutur Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.
Sementara dalam Pesan Natal yang dibawakan Pdt. Yandi Manobe, STh mengatakan sesuai tema bicara keluarga berarti berhubungan dengan darah tetapi yang kedua keluarga juga bisa karena memiliki misi yang sama. Meski mereka bukan sedarah tetapi mereka saudara.
“Kalau kita bermimpi mari bersama untuk membangun kenyataan. Jangan biarkan ketua partai mimpi sendiri, mari kita bermimpi bersama untuk kemajuan bangsa ini,” tandasnya.
Pendeta asal Soe, NTT ini menegaskan Kristus hadir di tengah keluarga adalah menjadikan keluarga yang sukses. Tidak sukses harifiah saja tetapi sukses dari dalam hati bukan pencitraan. Ada gerakan sungguh-sungguh dari dalam hati. Dengan demikian dia tahu dari mana datang, tahu mau pergi kemana dan sampai dimana.
Menarik sudah menjadi tradisi setiap Natal Partai Demokrat, menampilkan 7 tokoh agama dan penghayat kepercayaan, agama resmi yang diakui di Indonesia antara lain pemuka agama Kristen, Katolik, Islam, Budha, Hindu, Konghuchu dan Penghayat Kepercayaan.
Natal Partai Demokrat makin meriah dengan menampilkan bintang tamu Vanessa Zee, Joy Tobing, Amigos Band dan bintang lainnya. Ada yang spesial ketika SBY memberi kejutan tampil kompak nyanyi bersama Joy Tobing dan Vanessa Zee membawakan lagu “Indonesia Jaya.” Di akhir acara panitia juga membagikan sembako.







Leave a Reply