Yayasan Sungai Kasih Peduli Gempa Flores
Gempa Flores M7,7 pada subuh 15 Agustus itu masih masuk masa tanggap darurat bencana hingga 27 September 2026 di 3 kabupaten yaitu Manggarai, Manggarai Timur dan Nagekeo dari total 7 kabupaten terdampak. Dan selanjutkan akan masuk ke dalam masa pemulihan dan pembangunan kembali. Sampai sekarang setiap hari masih ada gempa susulan di Flores. Dan saudara – saudara kita para korban tetap membutuhkan bantuan dan pendampingan.
Tim Misi Kemanusiaan Yayasan Sungai Kasih dari Jakarta ada di Flores dalam masa tanggap darurat bencana sejak 25 Agustus – 8 September 2026 yaitu genap 2 minggu. Mulai dari survey dan pendataan, mengumpulkan logistik hingga datang membawa bantuan. Lokasi Titik Bantuan 10 ton beras dan 1000 Paket Misi Kemanusiaan Yayasan Sungai Kasih ada 9 lokasi untuk 1000 Kepala Keluarga di 3 kabupaten terdampak.
Jumat, 4 September 2026 ada 4 Titik di Kabupaten Manggarai Barat, Flores, NTT
– Dusun Nara, Desa Pong Majok, Kecamatan Lembor.
– Dusun Ledang, Desa Pong Majok, Kecamatan Lembor
– Desa Robo ( 3 Dusun), Kecamatan Welak
– Desa Poco Rutang, Kecamatan Lembor
Sabtu, 5 September 2026 ada 2 Titik ( 7 RT) di Kabupaten Manggarai Timur, Flores, NTT
– RT 15,16,17,18 dan 19 Kelurahan Mando Sawu, Kecamatan Poco Ranaka
– RT 20 dan 21 Kelurahan Mando Sawu, Kecamatan Poco Ranaka
Minggu, 6 September 2026 ada 3 Titik di Kabupaten Manggarai, Flores, NTT
– Dusun Ruis, Desa Ruis, Kecamatan Reok
– Dusun Copu, Desa Ruis, Kecamatan Reok
– Desa Bere, Kecamatan Cibal Barat
Misi Kemanusiaan Sungai Kasih melayani di 3 Kabupaten di kawasan Manggarai Raya ( Barat, Tengah dan Timur) dengan medan yang menantang.
“Bukan hanya membawa bantuan berupa logistik, tetapi menguatkan saudara – saudara kita dengan berdoa dan bernyanyi bersama. Kita tidak membiarkan mereka berjalan sendirian. Kita ikut hadir dan merasakan, serta menjadi perpanjangan tangan Tuhan bagi mereka yang membutuhkan,” ungkap Priskila Linda selaku Ketua Yayasan Sungai Kasih.







Leave a Reply